Bantal digunakan setiap malam sehingga mudah terkena berbagai kotoran yang berasal dari tubuh, salah satunya keringat. Meski sering tertutup sarung bantal, keringat yang menempel secara terus-menerus dapat meresap ke dalam kain dan meninggalkan noda kekuningan.
Selain membuat tampilan bantal terlihat kusam, noda akibat keringat juga bisa menyebabkan bau kurang nyaman jika tidak segera dibersihkan. Karena itu, mengetahui cara membersihkan noda keringat di bantal penting agar bantal tetap bersih dan lebih nyaman digunakan.
Dilansir dari detikProperti, bekas keringat yang menumpuk dapat membuat bantal berubah warna. Membersihkan bantal secara rutin menjadi salah satu langkah untuk menjaga kebersihan perlengkapan tidur.
Kenapa Keringat Bisa Membuat Bantal Menguning?

Keringat tidak hanya terdiri dari air, tetapi juga mengandung garam, minyak alami kulit, serta sisa produk perawatan tubuh yang dapat menempel pada kain. Ketika bercampur dengan debu dan kotoran, bekas tersebut lama-kelamaan dapat membentuk noda kuning pada permukaan bantal.
Menurut The Spruce, noda keringat pada bantal umumnya muncul karena minyak tubuh dan keringat yang terserap ke dalam serat kain. Jika tidak dibersihkan secara berkala, noda tersebut dapat semakin sulit dihilangkan.
Baca juga: Dijamin Ampuh! Ini Cara Menghilangkan Bau Pesing di Kasur
Periksa Label Perawatan Sebelum Mencuci Bantal
Sebelum melakukan cara membersihkan noda keringat di bantal, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa label perawatan. Tidak semua jenis bantal memiliki metode pencucian yang sama.
Beberapa bantal dapat dicuci menggunakan mesin cuci, sementara jenis lainnya lebih aman dibersihkan secara manual. Mencuci bantal di mesin cuci saja belum tentu cukup untuk menghilangkan noda kuning yang sudah menempel lama.
Karena itu, sesuaikan metode pembersihan dengan bahan dan petunjuk perawatan bantal agar tidak merusak isi maupun bentuknya.
Gunakan Larutan Pembersih untuk Mengangkat Noda
Untuk noda keringat yang sudah terlihat, bantal dapat dibersihkan menggunakan larutan pembersih yang sesuai. Rendam atau aplikasikan cairan pembersih pada bagian yang bernoda, lalu diamkan beberapa saat agar kotoran lebih mudah terangkat.
Penggunaan campuran bahan pembersih tertentu dapat membantu mengatasi noda keringat pada kain. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan bahan bantal agar tidak menyebabkan kerusakan.
Hindari menggunakan bahan yang terlalu keras secara berlebihan karena dapat membuat serat kain menjadi lebih cepat rusak.
Jangan Lupakan Proses Pengeringan
Setelah dicuci, proses pengeringan menjadi bagian penting dalam cara membersihkan noda keringat di bantal. Bantal yang masih menyimpan kelembapan dapat menimbulkan bau apek dan menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.
Pastikan bantal benar-benar kering sebelum kembali digunakan. Jika memungkinkan, jemur atau letakkan bantal di area dengan sirkulasi udara yang baik agar kelembapannya cepat berkurang.
Gunakan Sarung Bantal dan Bersihkan Secara Rutin
Mencegah noda keringat jauh lebih mudah dibandingkan membersihkan noda yang sudah lama menempel. Menggunakan sarung bantal dapat membantu mengurangi kontak langsung antara keringat, minyak tubuh, dan permukaan bantal.
Sarung bantal juga perlu dicuci secara rutin agar kotoran tidak terus menumpuk. Kebiasaan sederhana seperti mengganti sarung bantal secara berkala dapat membantu menjaga perlengkapan tidur tetap lebih bersih.
Air Bersih Membantu Menjaga Kebersihan Bantal
Membersihkan bantal membutuhkan air untuk proses mencuci dan membilas sisa kotoran maupun cairan pembersih. Karena itu, ketersediaan air yang bersih juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan berbagai perlengkapan rumah tangga.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Jadi, cara membersihkan noda keringat di bantal tidak hanya dilakukan ketika bantal sudah berubah warna. Dengan mencuci secara rutin, menggunakan metode yang sesuai, dan memastikan air yang digunakan tetap terjaga kualitasnya, bantal dapat tetap bersih, nyaman, dan lebih awet digunakan.
Baca juga: Rumah Masih Berdebu Meski Sudah Dibersihkan? Ini Penyebabnya
