bersihkan jendela

Jangan Asal Lap! Begini Cara Bersihkan Jendela yang Terkena Abu Vulkanik

Abu vulkanik yang terbawa angin tidak hanya membuat halaman atau atap rumah kotor, tetapi juga dapat menempel pada permukaan jendela. Lapisan abu yang terlihat tipis sering kali dianggap seperti debu biasa, sehingga banyak orang langsung mengelapnya menggunakan kain kering.

Padahal, cara tersebut justru dapat membuat kaca mengalami goresan. Abu vulkanik memiliki partikel halus yang berasal dari material gunung api dan dapat bersifat abrasif ketika bergesekan dengan permukaan tertentu.

Oleh karena itu, cara membersihkan abu vulkanik di jendela perlu dilakukan secara hati-hati agar kotoran terangkat tanpa merusak kaca maupun bingkai jendela.

Jangan Langsung Mengelap Abu dalam Kondisi Kering

Kesalahan yang sering dilakukan saat membersihkan jendela terkena abu vulkanik adalah langsung mengusap permukaan kaca menggunakan kain kering. Abu yang masih menempel dapat bergesekan dengan kaca dan meninggalkan goresan halus.

Dilansir dari detikProperti, abu vulkanik tidak bisa dibersihkan seperti debu rumah biasa karena partikelnya memiliki karakter yang dapat menggores permukaan. Oleh karena itu, abu perlu ditangani secara perlahan dengan metode yang tepat. 

Menurut U.S. Geological Survey (USGS), pembersihan abu vulkanik di dalam rumah sebaiknya dilakukan dengan cara yang mengurangi kemungkinan abu kembali beterbangan. Penggunaan metode basah menjadi salah satu cara untuk membantu mengendalikan partikel abu. 

Baca juga: Rumah Terkena Abu Anak Krakatau? Jangan Asal Bersihkan, Lakukan Cara Ini!

Basahi Permukaan Kaca Sebelum Membersihkan

Langkah awal dalam cara membersihkan abu vulkanik di jendela adalah membasahi permukaan yang terkena abu. Jangan langsung menggosok kaca karena abu yang kering masih dapat menyebabkan gesekan.

Gunakan air secukupnya untuk melembapkan lapisan abu yang menempel. Setelah abu lebih lunak, kotoran akan lebih mudah diangkat menggunakan kain lembut atau spons.

USGS juga menjelaskan bahwa air dapat digunakan untuk membantu mengurangi debu abu vulkanik agar tidak mudah menyebar ke udara. Namun, penggunaan air tetap perlu dikontrol agar abu tidak berubah menjadi endapan yang sulit dibersihkan.

Gunakan Kain Lembut dan Cairan Pembersih yang Tepat

Setelah abu mulai terangkat, gunakan kain microfiber atau kain lembut untuk membersihkan permukaan kaca. Hindari penggunaan sikat kasar karena dapat meningkatkan risiko goresan.

Untuk noda yang masih tersisa, gunakan cairan pembersih kaca sesuai petunjuk pemakaian. Jangan mencampurkan berbagai bahan pembersih karena dapat menghasilkan reaksi yang tidak diinginkan.

Penggunaan alat yang tepat seperti kain microfiber dan pembersih yang sesuai membantu membersihkan kaca tanpa meninggalkan banyak bekas. 

Bersihkan Bingkai dan Celah Jendela Secara Perlahan

Selain kaca, bagian bingkai dan celah jendela juga perlu diperhatikan. Abu vulkanik dapat masuk ke sela kecil dan menumpuk jika tidak segera dibersihkan.

Gunakan kuas kecil atau kain lembap untuk mengangkat abu pada bagian sudut. Hindari meniup abu menggunakan tekanan tinggi karena dapat membuat partikel kembali menyebar ke dalam rumah.

Jika abu sudah terkumpul, buang dengan hati-hati dan jangan mendorongnya masuk ke saluran air rumah karena dapat menyebabkan penumpukan pada sistem pembuangan.

Pastikan Air untuk Membersihkan Rumah Tetap Terjaga

Membersihkan jendela yang terkena abu vulkanik membutuhkan air untuk membasahi permukaan kaca, membilas kain pembersih, hingga menghilangkan sisa abu yang menempel. Karena itu, kualitas air yang digunakan untuk membersihkan rumah juga perlu diperhatikan.

Air yang tersimpan dengan baik membantu berbagai aktivitas pembersihan rumah tetap berjalan optimal, terutama ketika lingkungan sekitar sedang dipenuhi debu dan abu vulkanik.

Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.

Jadi, cara membersihkan abu vulkanik di jendela tidak cukup hanya dengan mengelap permukaannya. Basahi abu terlebih dahulu, gunakan kain yang lembut, bersihkan secara perlahan, dan pastikan air yang digunakan untuk proses pembersihan tetap terjaga kualitasnya agar rumah kembali bersih dengan lebih aman.

Baca juga: Jangan Cuma Disiram! Begini Cara Atasi Cacing yang Muncul di Kamar Mandi 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *