Sprei kasur menjadi salah satu perlengkapan rumah yang digunakan setiap hari. Karena bersentuhan langsung dengan tubuh saat tidur, sprei dapat menyerap keringat, minyak alami kulit, debu, hingga kotoran kecil yang menempel tanpa disadari.
Jika tidak dirawat dengan baik, sprei bisa kehilangan kesegarannya, terlihat kusam, atau muncul bau kurang nyaman meskipun baru digunakan. Namun, kondisi tersebut dapat dicegah dengan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara rutin.
Oleh karena itu, mengetahui cara merawat sprei kasur dengan tepat membantu menjaga kain tetap bersih, wangi, nyaman digunakan, dan lebih tahan lama.
1. Cuci Sprei Secara Rutin agar Kotoran Tidak Menumpuk

Salah satu langkah utama dalam cara merawat sprei kasur adalah mencucinya secara rutin. Sprei yang digunakan setiap hari akan mengalami penumpukan keringat, sel kulit mati, dan debu yang dapat menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.
Dilansir dari detikProperti, sprei perlu dicuci secara berkala agar kebersihan tempat tidur tetap terjaga. Frekuensi pencucian dapat disesuaikan dengan kondisi penggunaan, terutama jika sprei sering terkena keringat atau digunakan oleh orang yang memiliki aktivitas tinggi.
Jangan menunggu sampai sprei terlihat kotor karena sebagian kotoran yang menempel sering kali tidak langsung terlihat.
2. Gunakan Air dan Deterjen yang Sesuai
Pemilihan cara mencuci juga berpengaruh terhadap kondisi sprei. Menggunakan deterjen terlalu banyak tidak selalu membuat kain lebih bersih, karena sisa deterjen yang tertinggal justru dapat membuat serat kain terasa kaku.
Gunakan takaran deterjen sesuai kebutuhan dan perhatikan petunjuk perawatan pada label sprei. Beberapa jenis kain, seperti serat bambu atau bahan tertentu, membutuhkan perlakuan khusus agar teksturnya tetap nyaman.
Sprei berbahan serat bambu perlu dicuci dengan metode yang lembut agar serat kain tetap terjaga dan tidak mudah rusak.
Baca juga: Lantai Granit Matte Kusam? Begini Teknik Membersihkannya agar Kembali Kinclong
3. Jangan Menyimpan Sprei dalam Kondisi Masih Lembap
Salah satu penyebab sprei berbau apek adalah penyimpanan dalam kondisi yang belum benar-benar kering. Kelembapan yang tertahan di dalam serat kain dapat membuat bau kurang sedap lebih mudah muncul.
Setelah dicuci, jemur sprei hingga benar-benar kering sebelum dilipat dan disimpan. Hindari menyimpan sprei di tempat yang lembap karena kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas kain.
Jika menggunakan mesin pengering, pastikan suhu yang digunakan sesuai dengan jenis bahan agar tidak merusak serat sprei.
4. Hindari Menjemur Sprei Terlalu Lama di Bawah Matahari Terik
Menjemur sprei memang membantu menghilangkan kelembaban dan menjaga kesegarannya. Namun, paparan sinar matahari terlalu lama juga dapat memengaruhi warna kain, terutama pada sprei dengan warna tertentu.
Atur waktu penjemuran agar sprei tetap kering tanpa mengalami perubahan warna. Setelah kering, segera angkat dan simpan agar tidak kembali terkena debu dari lingkungan sekitar.
5. Simpan Sprei dengan Cara yang Tepat
Cara penyimpanan juga menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi sprei. Lipat sprei dengan rapi dan simpan di tempat yang kering serta memiliki sirkulasi udara cukup.
Hindari menumpuk terlalu banyak sprei dalam satu tempat karena dapat membuat udara sulit masuk dan meningkatkan risiko munculnya bau tidak sedap.
Perawatan dan penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas kain sehingga sprei dapat digunakan lebih lama.
Air Bersih Mendukung Kebersihan Sprei di Rumah
Membersihkan sprei tidak hanya bergantung pada teknik mencuci, tetapi juga kualitas air yang digunakan. Air digunakan untuk merendam, mencuci, membilas sisa deterjen, hingga menjaga kain tetap bersih setelah proses pencucian.
Oleh karena itu, air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga perlu disimpan dengan baik agar kondisinya tetap terjaga.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Jadi, cara merawat sprei kasur tidak hanya tentang mencuci ketika terlihat kotor. Dengan mencuci secara rutin, menggunakan metode yang tepat, memastikan sprei benar-benar kering, serta menjaga kualitas air yang digunakan, sprei dapat tetap bersih, wangi, dan nyaman digunakan setiap hari.
Baca juga: Jangan Diabaikan! Ini 5 Tanda Rumah Sudah Jadi Markas Tikus
