ARTIKEL.ID - Karet Pintu Mesin Cuci Berjamur

Karet Pintu Mesin Cuci Berjamur? Begini Cara Membersihkannya

Mesin cuci membantu pekerjaan mencuci pakaian menjadi lebih praktis. Namun, bukan berarti mesin cuci tidak perlu dibersihkan. Salah satu bagian yang sering luput dari perhatian adalah karet pintu pada mesin cuci front loading.

Karet tersebut berfungsi membantu membuat pintu tertutup rapat agar air tidak keluar saat mesin bekerja. Di balik lipatannya, karet pintu dapat menahan rambut, serat pakaian, sisa deterjen, dan air. 

Jika terus dibiarkan lembap, area tersebut dapat menjadi tempat munculnya jamur, lumut, dan bakteri serta menimbulkan bau tidak sedap. Dalam situs resminya, Better Homes & Gardens menjelaskan bahwa lipatan karet pintu dapat menjebak kotoran dan kelembapan sehingga perlu dibersihkan secara rutin. 

Oleh karena itu, mengetahui cara membersihkan karet pintu mesin cuci penting dilakukan agar bagian dalam mesin tetap terawat.

Periksa Lipatan Karet Sebelum Membersihkannya

karet mesin cuci

Langkah awal cara membersihkan karet pintu mesin cuci adalah membuka pintu mesin dan memeriksa seluruh bagian lipatan karet. Tarik perlahan lipatan tersebut untuk melihat apakah terdapat rambut, serat pakaian, koin, atau kotoran lain yang terselip.

Kotoran yang terlihat dapat diambil terlebih dahulu menggunakan tangan yang sudah dilindungi sarung tangan. Setelah itu, gunakan kain lembut untuk mengangkat sisa kotoran pada permukaan karet.

Karet pintu mesin cuci dapat terkena air rendaman dan deterjen sehingga kotoran dari pakaian lebih mudah menempel. Pemeriksaan pada bagian bawah dan lipatan karet perlu dilakukan agar area yang kotor tidak terlewat.

Baca juga: Bercak Hitam di Kamar Mandi Bisa Jadi Black Mold, Begini Cara Bersihkannya

Bersihkan Kotoran dengan Cairan yang Sesuai

Setelah kotoran kasar terangkat, bersihkan permukaan karet menggunakan kain lembut dan cairan pembersih yang sesuai dengan petunjuk perawatan mesin cuci.

Better Homes & Gardens menyebutkan bahwa larutan ringan dari sabun, cuka, atau pemutih yang sudah diencerkan dapat digunakan sesuai kondisi karet. Untuk kotoran yang berada di lipatan sempit, sikat gigi dapat membantu membersihkan bagian yang sulit dijangkau. 

Jika menggunakan cuka, jangan pernah mencampurkannya dengan pemutih. Campuran tersebut dapat menghasilkan gas klorin yang berbahaya. Penggunaan pemutih juga harus mengikuti petunjuk pada kemasan dan panduan mesin cuci.

Setelah kotoran terangkat, bilas atau lap kembali permukaan karet untuk menghilangkan sisa cairan pembersih.

Keringkan Karet agar Tidak Mudah Berjamur Lagi

Membersihkan karet saja belum cukup jika kelembapannya terus dibiarkan. Setelah dicuci, lap seluruh bagian karet sampai kering, termasuk bagian lipatan yang sering menyimpan air.

Whirlpool juga menyarankan mengelap karet setelah penggunaan dan membiarkan pintu mesin cuci terbuka agar sirkulasi udara membantu mengeringkan bagian dalam mesin. Pembersihan lebih menyeluruh dapat dilakukan secara berkala, terutama ketika mulai muncul bau atau kotoran. 

Kebiasaan sederhana tersebut dapat membantu mengurangi kelembapan yang menjadi salah satu penyebab munculnya jamur dan bau pada mesin cuci.

Jangan Lupakan Kebersihan Mesin Cuci Secara Menyeluruh

Karet pintu bukan satu-satunya bagian yang perlu dirawat. Tabung, laci deterjen, serta filter juga dapat menampung sisa deterjen, serat pakaian, dan kotoran.

Pembersihan bagian mesin cuci secara berkala, termasuk karet pintu, tabung, dan saringan kotoran sesuai jenis serta fitur mesin yang digunakan. 

Dengan begitu, perawatan tidak hanya membuat karet pintu terlihat lebih bersih, tetapi juga membantu menjaga mesin cuci tetap nyaman digunakan.

Air yang Terjaga Mendukung Kebersihan Mesin Cuci

Air menjadi bagian penting dalam proses mencuci pakaian sekaligus membersihkan mesin cuci. Air digunakan untuk mencuci pakaian, membilas deterjen, dan membersihkan bagian mesin setelah perawatan.

Karena itu, air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga juga perlu disimpan dengan baik. Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.

Jadi, cara membersihkan karet pintu mesin cuci tidak berhenti pada menghilangkan jamur atau kotoran yang terlihat. Membersihkan lipatan secara rutin, mengeringkan karet setelah digunakan, menjaga bagian mesin lainnya, dan menggunakan air yang terjaga kualitasnya dapat membantu menjaga kebersihan mesin cuci sekaligus membuat aktivitas mencuci lebih nyaman.

Baca juga: Cuma Pakai Bahan Sederhana, Lubang Drainase Kamar Mandi Bisa Bersih Lagi

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *