Kamar mandi menjadi salah satu area rumah yang paling sering digunakan setiap hari. Mulai dari mandi, mencuci tangan, hingga membersihkan berbagai perlengkapan, aktivitas tersebut membuat kamar mandi selalu bersentuhan dengan air dan kelembapan.
Namun, kamar mandi yang terlihat bersih belum tentu sepenuhnya bebas dari kuman. Beberapa bagian justru sering terlewat saat dibersihkan, padahal area tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan mikroorganisme karena sering disentuh atau berada dalam kondisi lembap.
Dalam situs resminya, Henry Ford Health menjelaskan bahwa kamar mandi memiliki kondisi yang mendukung keberadaan bakteri karena adanya kelembapan, permukaan yang sering disentuh, serta sisa kotoran yang dapat menempel.
Oleh karena itu, mengetahui bagian kamar mandi yang banyak kuman dapat membantu menentukan area mana saja yang perlu mendapatkan perhatian lebih saat melakukan perawatan rutin.
1. Kloset

Kloset merupakan salah satu bagian kamar mandi yang paling sering dikaitkan dengan penumpukan kuman. Area ini bersentuhan langsung dengan limbah tubuh sehingga perlu dibersihkan secara berkala agar tetap higienis.
Tidak hanya bagian dudukan, area seperti tombol flush, pegangan, dan bagian luar kloset juga perlu diperhatikan karena sering disentuh menggunakan tangan.
Dilansir dari detikProperti, kloset termasuk salah satu area kamar mandi yang perlu mendapatkan perhatian karena berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kuman jika tidak dibersihkan secara rutin.
Gunakan cairan pembersih yang sesuai dan jangan lupa membersihkan bagian yang sering disentuh agar kebersihan kloset lebih terjaga.
2. Tempat Sikat Gigi
Salah satu bagian kamar mandi yang banyak kuman tetapi sering terlewat adalah tempat sikat gigi. Area kecil ini biasanya berada dekat wastafel dan sering terkena cipratan air.
Kondisi wadah yang lembap dapat membuat sisa air, pasta gigi, maupun kotoran menumpuk jika tidak dibersihkan secara rutin. Selain itu, tempat sikat gigi digunakan setiap hari sehingga kebersihannya perlu diperhatikan.
Tempat sikat gigi termasuk area yang dapat menyimpan banyak kuman karena sering berada dalam kondisi basah dan jarang dibersihkan secara menyeluruh.
Bersihkan wadah sikat gigi secara berkala menggunakan air bersih, lalu keringkan agar kelembapan tidak terus tertahan.
Baca juga: Cuma Pakai Bahan Sederhana, Lubang Drainase Kamar Mandi Bisa Bersih Lagi
3. Gagang Pintu dan Sakelar
Gagang pintu dan sakelar lampu menjadi bagian kamar mandi yang sering digunakan, tetapi sering dilupakan saat membersihkan ruangan.
Area tersebut disentuh sebelum dan sesudah menggunakan kamar mandi. Jika tangan belum benar-benar bersih, kotoran maupun mikroorganisme dapat berpindah ke permukaannya.
Menurut TIME, permukaan yang sering disentuh di kamar mandi dapat menjadi tempat berpindahnya bakteri karena digunakan berulang kali setiap hari.
Membersihkan gagang pintu dan sakelar menggunakan kain bersih secara rutin dapat membantu menjaga area kamar mandi tetap lebih higienis.
4. Kepala Shower, Keran, dan Area Basah
Kepala shower, keran, serta area sekitar aliran air juga termasuk bagian yang perlu diperhatikan. Bagian tersebut sering terkena air sehingga dapat mengalami penumpukan kerak, sisa sabun, atau kotoran jika jarang dibersihkan.
Selain itu, sudut lantai, nat keramik, dan area yang sulit dijangkau dapat menjadi tempat berkumpulnya kelembapan.
Henry Ford Health menyarankan menjaga kebersihan permukaan kamar mandi dan mengurangi kelembapan berlebih untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Pastikan area kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik dan keringkan bagian yang sering terkena air agar tidak mudah menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme.
Rutin Membersihkan Kamar Mandi Membantu Menjaga Kebersihan Rumah
Membersihkan kamar mandi tidak cukup hanya berfokus pada lantai atau kloset saja. Area kecil seperti tempat sikat gigi, gagang pintu, hingga keran juga perlu diperhatikan agar kebersihan ruangan lebih maksimal.
Lakukan pembersihan secara berkala, terutama pada bagian yang sering disentuh dan area yang mudah lembap. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kamar mandi tetap nyaman digunakan setiap hari.
Air yang Terjaga Mendukung Kebersihan Kamar Mandi
Membersihkan berbagai bagian kamar mandi yang banyak kuman membutuhkan air untuk membilas permukaan, mencuci alat kebersihan, menghilangkan sisa cairan pembersih, hingga menjaga area kamar mandi tetap bersih.
Karena itu, kualitas air yang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga juga perlu diperhatikan. Air yang tersimpan dengan baik membantu berbagai aktivitas kebersihan berjalan lebih nyaman, mulai dari membersihkan kamar mandi hingga kebutuhan harian lainnya.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Jadi, kamar mandi yang terlihat bersih tetap membutuhkan perhatian pada area-area kecil yang sering terlupakan. Dengan rutin membersihkan titik yang sering disentuh, menjaga kelembapan, dan menggunakan air yang terjaga kualitasnya, kebersihan kamar mandi dapat lebih mudah dipertahankan.
Baca juga: Bercak Hitam di Kamar Mandi Bisa Jadi Black Mold, Begini Cara Bersihkannya
