Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama beberapa waktu lalu secara resmi menetapkan bahwa awal Ramadan 1447 H jatuh pada tanggal 19 Februari 2026. Penetapan ini dilakukan melalui sidang isbat yang mengacu pada metode hisab dan rukyat, sebagaimana tradisi tahunan yang menjadi pedoman umat Muslim di Indonesia.
Bagi masyarakat di kawasan metropolitan seperti Jabodetabek, penetapan ini menjadi penanda dimulainya perubahan ritme harian. Aktivitas yang biasanya dimulai pagi hari kini diawali dengan sahur sebelum Subuh. Sore hari yang identik dengan kemacetan berubah menjadi momen menunggu azan Maghrib untuk berbuka puasa.
Untuk itu, mengetahui jadwal imsakiyah secara akurat bukan hanya soal disiplin waktu, tetapi juga soal kenyamanan menjalankan ibadah. Terlebih di wilayah padat seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi yang memiliki selisih waktu tipis antarwilayah.
Baca Juga: Sambut Ramadan dengan Hidup Sehat dan Produktif
Jadwal Imsakiyah Jabodetabek 2026

Kebiasaan Masyarakat Urban Saat Ramadan
Di wilayah perkotaan seperti Jabodetabek, banyak orang yang biasanya mengandalkan notifikasi ponsel, media sosial, atau website resmi untuk memastikan waktu yang tepat. Namun, selain kesiapan waktu, ada satu hal yang sering luput dari perhatian, yaitu kesiapan rumah.
Selain munculnya tradisi-tradisi unik, bulan Ramadan juga identik dengan peningkatan aktivitas di rumah. Mulai dari aktivitas memasak yang meningkat saat sahur dan berbuka, hingga aktivitas sanitasi dan ibadah yang juga ikut meningkat. Ini artinya, kebutuhan keluarga akan air bersih juga ikut meningkat.
Karena hal itu, di wilayah padat penduduk biasanya tekanan air bisa ikut menurun pada waktu-waktu tertentu. Tidak sedikit pula rumah yang mengalami air keruh akibat tangki yang jarang dibersihkan atau terpapar lumut.
Baca Juga: Sibuk Sepanjang Hari, Tapi Hasil Gak Ada?
Urusan Air Lancar, Ramadan Ikut Lancar
Ibadah saat bulan Ramadan akan terasa lebih nyaman ketika kebutuhan dasar rumah tangga terpenuhi dengan baik. Salah satunya adalah kebutuhan akan air bersih.
Di zaman sekarang, tangki air tidak hanya berfungsi sebagai penampung, tetapi juga sebagai perlindungan kualitas air. Material food grade, perlindungan terhadap sinar UV, serta desain anti-lumut membantu menjaga air tetap layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Dalam hal ini, penting untuk memilih sistem penyimpanan air yang tepat. Produk tandon atau tangki air dengan teknologi perlindungan dan struktur yang kuat dapat membantu rumah tangga lebih siap menghadapi lonjakan kebutuhan air selama Ramadan.
Seperti MPOIN yang menghadirkan tandon atau tangki air dengan teknologi antimicrobial, anti lumut, dan anti UV. Dibuat dengan material ramah lingkungan yang 10x lebih kuat, serta didukung garansi hingga 50 tahun. Menjadikan MPOIN solusi jangka panjang untuk menjaga kualitas air tetap terjaga di setiap momen penting keluarga. Karena pada akhirnya, menjalankan ibadah dengan khusyuk bukan hanya tentang mengetahui jadwal imsak dan maghrib, tetapi juga memastikan rumah dalam kondisi siap.
Baca Juga: Jaga Silaturahmi Tetap Utuh Lewat Tradisi Idulfitri
