Kalau membahas hewan yang tidak bisa hidup tanpa air, ikan biasanya langsung muncul di pikiran. Padahal, ada banyak hewan lain yang hidupnya juga sangat bergantung pada air, meskipun tidak selalu tinggal di dalam air sepanjang waktu. Ada yang membutuhkan air untuk bernapas melalui kulit, berburu, berlindung, mencari makan, sampai menjaga suhu tubuh.
Dilansir dari laman Britannica, banyak amfibi berkembang biak di air. Telur diletakkan di air, lalu larvanya hidup bebas di lingkungan perairan sebelum berkembang menjadi bentuk dewasa. Dari sini bisa terlihat bahwa air bukan hanya tempat hidup, tetapi juga bagian penting dari pertumbuhan dan kelangsungan hidup banyak hewan. Berikut enam daftar hewan yang tidak bisa hidup tanpa air selain ikan.
1. Amfibi (Katak dan Salamander)

Amfibi seperti katak dan salamander menjadi contoh hewan yang sangat bergantung pada air. Katak biasanya memulai hidup dari telur yang berada di air atau tempat yang sangat lembap. Setelah menetas, katak hidup sebagai berudu sebelum berubah menjadi katak dewasa.
Salamander juga memiliki hubungan kuat dengan lingkungan basah. Banyak salamander membutuhkan tempat lembap karena kulitnya sensitif terhadap kekeringan. Banyak amfibi memiliki fase larva yang berkembang di air. Karena itu, air dan kelembapan menjadi bagian penting dalam siklus hidup katak serta salamander.
2. Kuda Nil

Kuda nil terlihat seperti hewan darat yang besar dan kuat, tetapi hidupnya sangat dekat dengan air. Pada siang hari, kuda nil sering berada di sungai atau danau untuk menjaga tubuhnya tetap nyaman dari panas matahari.
Kuda nil beradaptasi dengan kehidupan akuatik dan bisa kehilangan banyak air melalui kulitnya jika tidak berendam secara berkala. Karena itu, air bukan hanya tempat istirahat bagi kuda nil, tetapi juga bagian penting untuk menjaga tubuhnya tetap stabil.
3. Berang-Berang

Berang-berang termasuk hewan semiakuatik yang banyak beraktivitas di air. Hewan ini menggunakan sungai, danau, rawa, atau kawasan pesisir sebagai tempat mencari makan dan berlindung. Bentuk tubuhnya juga mendukung aktivitas berenang, mulai dari tubuh ramping sampai kemampuan bergerak lincah di air.
Berang-berang sungai berburu di lingkungan air tawar dan air asin, sedangkan berang-berang laut menghabiskan banyak waktu di laut. Tanpa perairan yang mendukung, berang-berang akan kehilangan tempat utama untuk mencari makan dan bertahan hidup.
4. Buaya dan Aligator

Buaya dan aligator sama-sama dikenal sebagai reptil besar yang hidup dekat dengan air. Kelompok crocodilian hidup di area lahan basah dan sangat terbiasa berada di dalam atau dekat air. Mengutip laman Smithsonian National Zoo, aligator Amerika biasanya hidup di rawa, kolam, marshes, sungai yang bergerak lambat, dan danau.
Di habitat tersebut, air membantu buaya dan aligator untuk berburu, mengatur suhu tubuh, serta berlindung dari lingkungan sekitar. Dengan sebagian tubuh tersembunyi di bawah permukaan air, buaya dan aligator bisa mengintai mangsa dengan lebih efektif. Karena itu, perairan menjadi bagian penting dari cara hidup dan kemampuan bertahan kedua hewan ini.
5. Platipus

Platipus adalah mamalia unik yang hidupnya sangat dekat dengan air. Hewan ini banyak menghabiskan waktu untuk mencari makan di dasar sungai, aliran air, dan danau. Paruh pipihnya membantu platipus mencari larva serangga dan hewan kecil di dasar perairan.
Platipus biasanya hidup dengan cara mencari makan di dasar sungai, aliran air, dan danau, lalu beristirahat di liang yang digali di tepian. Karena itu, air menjadi bagian penting dari cara platipus mencari makan dan bertahan hidup.
6. Kapibara

Kapibara atau capybara dikenal sebagai hewan pengerat terbesar di dunia. Hewan ini hidup di kawasan hutan basah dan lahan basah, serta sering berada dekat sungai, rawa, atau danau. Air membantu kapibara berenang, menjaga suhu tubuh, dan menghindari predator.
Kapibara merupakan hewan pengerat semiakuatik yang hidup di hutan dan lahan basah dari Panama hingga Argentina. Saat merasa terancam, kapibara bisa masuk ke air untuk berlindung. Karena itu, habitat yang dekat dengan perairan sangat penting bagi kehidupan kapibara.
Baca juga: Tangki Air Ramping Berkaki, Apa Keunggulannya untuk Instalasi Rumah?
Kehidupan Lebih Nyaman Dimulai dari Air yang Terjaga
Melihat berbagai hewan yang tidak bisa hidup tanpa air membuat kita sadar bahwa air punya peran besar dalam kehidupan. Bukan hanya untuk hewan, air juga menjadi bagian penting dalam aktivitas manusia di rumah, mulai dari minum, mandi, memasak, mencuci bahan makanan, membersihkan lantai, hingga mencuci pakaian.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air di rumah. Dengan material food grade, BPA free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis untuk kebutuhan harian.
Dengan tangki air MPOIN, air tersimpan di tempat yang dirancang untuk membantu melindungi kualitasnya sebelum digunakan. Aktivitas mandi, mencuci piring, membersihkan rumah, mencuci pakaian, memasak, hingga kebutuhan keluarga lainnya pun terasa lebih nyaman karena air harian berasal dari penyimpanan yang lebih higienis dan terlindungi.
Baca juga: 5 Sudut Rumah Lembap yang Sering Jadi Sarang Jamur
