Punya kolam renang pribadi sering dianggap hanya memungkinkan untuk rumah dengan halaman sangat luas. Padahal, selama masih tersedia ruang dan desainnya disesuaikan dengan kebutuhan, kolam berukuran lebih kecil tetap bisa dipertimbangkan.
Hal yang perlu diperhatikan justru bukan sekadar membuat kolam sebesar mungkin, tetapi memastikan ukurannya nyaman digunakan dan masih menyisakan ruang untuk aktivitas di sekitarnya. Lantas, berapa ukuran kolam renang yang ideal di rumah?
Tidak Ada Ukuran Minimum yang Berlaku untuk Semua Rumah

Dilansir dari detikProperti, arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan menjelaskan bahwa kolam renang pada rumah tinggal tidak memiliki batas minimum maupun maksimum yang berlaku untuk semua hunian. Ukuran dapat disesuaikan dengan lahan, fungsi kolam, serta konsep rumah.
Artinya, kolam untuk sekadar bersantai dan berendam tentu tidak membutuhkan ruang sebesar kolam yang memang ditujukan untuk olahraga. Jadi, sebelum menentukan ukuran, tentukan terlebih dahulu aktivitas apa yang paling sering akan dilakukan di kolam.
Baca juga: Lantai Kayu Bisa Kinclong Lagi, Begini Siasat Membersihkannya
Lebar Sekitar 2,4 Meter Bisa Menjadi Patokan
Meski tidak ada standar minimum khusus untuk kolam pribadi, ada ukuran yang bisa dijadikan gambaran kenyamanan. Dalam penjelasannya kepada detikProperti, Denny menyebut lebar sekitar 2,4 meter sebagai batas minimum ideal agar tubuh masih memiliki ruang di sisi kiri dan kanan ketika berada di dalam kolam.
Untuk kolam mungil yang fungsi utamanya berendam, panjang dapat menyesuaikan ruang yang tersedia selama penggunanya masih dapat meluruskan kaki dengan nyaman.
Jadi, ukuran minimal kolam renang di rumah sebaiknya tidak hanya dihitung berdasarkan luas tanah yang tersisa, tetapi juga ruang gerak orang yang akan menggunakannya.
Sisakan Area untuk Berjalan di Sekitar Kolam
Kesalahan lain yang perlu dihindari adalah menggunakan hampir seluruh lahan hanya untuk badan kolam. Area di sekeliling kolam tetap dibutuhkan untuk berjalan, membersihkan kolam, meletakkan furnitur, atau sekadar duduk setelah berenang.
Sebagai gambaran perencanaan, River Pools menyebut jalur sirkulasi di area patio (halaman) sebaiknya memiliki ruang yang cukup untuk dilewati dengan nyaman. Disarankan juga sebagian besar area patio dikonsentrasikan pada satu atau dua sisi jika lahannya terbatas, daripada dipaksakan sama lebar di seluruh sisi kolam. Rekomendasi tersebut merupakan panduan desain, bukan standar wajib untuk rumah di Indonesia.
Sesuaikan Ukuran dengan Fungsi Kolam
Kolam mungil untuk berendam, bermain bersama anak, dan kolam untuk berenang bolak-balik tentu membutuhkan dimensi berbeda. Karena itu, jangan menentukan ukuran hanya berdasarkan tren desain yang terlihat menarik.
Kolam renang rumah dapat disesuaikan dengan fungsi dan konsep hunian. Semakin jelas kebutuhan sejak awal, semakin mudah menentukan pembagian ruang antara badan kolam, area sirkulasi, dan fasilitas pendukung.
Jangan Lupakan Sistem Perawatan Air Kolam
Ukuran kolam yang pas tetap perlu didukung sistem perawatan air yang sesuai. Dalam sumber yang sama, Denny menyebut filter perlu bekerja secara rutin agar kondisi air kolam tetap terawat dan tidak mudah mengalami masalah seperti pertumbuhan jamur.
Oleh karena itu, perencanaan kolam sebaiknya juga menyediakan ruang untuk sistem filtrasi serta akses yang memudahkan proses perawatan.
Air yang Terjaga Tetap Penting untuk Kebutuhan Rumah
Keberadaan kolam renang juga membuat kebutuhan air di sekitar rumah semakin beragam. Selain sistem khusus untuk air kolam, keluarga tetap membutuhkan air yang kondisinya terjaga untuk mandi dan membilas tubuh setelah berenang, membersihkan area sekitar kolam, serta berbagai kebutuhan harian lainnya.
Di sinilah tangki air MPOIN punya peran penting dalam menjaga kualitas air rumah. Dengan material food grade, BPA-free, perlindungan anti-UV, anti lumut, anti jamur, teknologi antimicrobial, dan dilengkapi garansi 50 tahun, MPOIN membantu menjaga air tetap lebih higienis selama penyimpanan untuk kebutuhan sehari-hari.
Jadi, memiliki kolam renang tidak selalu membutuhkan halaman sangat luas. Dengan memahami ukuran minimal kolam renang di rumah, menyesuaikannya dengan fungsi, menyediakan ruang sirkulasi, serta merencanakan sistem air dengan baik, lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal.
Baca juga: Bukan Cuma Disiram, Begini Cara Bersihkan Kerak Kuning di Kloset
